PT-91 Twardy

PT-91 dengan ERAWA-nya (foto: www.enemyforces.net)

Nama: PT-91
Klasifikasi: Main Battle Tank
Kontraktor: Zaklady Mechaniczne Bumar-Labedy – Poland
Negara Asal: Poland
Total Produksi: 250
Operator: India; Kuwait; Malaysia; Poland

PT-91 Twardy (kira-kira berarti “Tangguh”) adalah pengembangan lanjut dari MBT Soviet T-72 dan mulai beroperasi pada 1995. PT-91 Twardy diproduksi di Polandia di bawah lisensi seri T-72M1. Saat ini PT-91 masih beroperasi dalam jumlah yang relatif sedikit di AB Polandia.

PT-91 didesain di OBRUM (Obrum untuk Ośrodek Badawczo-Rozwojowy Urządzeń Mechanicznych – Polandia, untuk Pusat Riset dan Pengembangan Aplikasi Mekanikal) dan diproduksi oleh perusahaan Bumar Labedy, bagian dari konorsium militer Polandia, Bumar Group.

Perubahan dari T-72 termasuk sistem kontrol-penembakan dual-axis stabilized baru, lapis baja reaktif, mesin yang lebih bertenaga, transmisi dan loader otomatis baru. Tidak seperti upgrade T-72 lain, PT-91 milik AB Polandia di-upgrade menggunakan elemen-elemen yang dibuat eksklusif oleh perusahaan domestik (termasuk mesin baru, sistem kontrol-penembakan dan semua elemen sistem komunikasi). Banyak dari elemen-elemen tersebut dipakai untuk meng-upgrade armada T-72 yang masih ada di negara-negara seperti Republik Ceko – T-72M4Cz, Georgia – T-72SIM1 atau India – T-72 Ajeya Mk2.

Tank ini memiliki meriam utama 125mm, sistem pengisian amunisi otomatis (mengurangi kebutuhan seorang awak/loader di dalam turret) dan 24 granat asap untuk perlindungan-diri visual.

Seperti tank lain yang berdasar pada chassis T-72 Soviet, Chassis PT-91 juga dapat digunakan untuk banyak sekali layout lain termasuk kendaraan engineering, powered bridgelayer, kendaraan komandan (dengan penambahan alat komunikasi) dan varian trainer pengemudi.

Lapis baja reaktif ekplosif banyak sekali digunakan dalam PT-91 rancangan Polandia ini, dengan sebuah paket yang didesain untuk melindungi turret dan hull (dengan demikian awak dan amunisi lebih terlindungi) dari misil anti-tank, proyektil musuh dan ranjau darat. Sebuah sistem komputer mengontrol komponen sistem penembakan, dan mesinnya telah diupdate dari T-72 dasar.

Atas: T-72 MBT, Bawah: PT-91 MBT (Foto: www.armyrecognition.com)

SEJARAH

Pada pertengahan 1980an, Polandia menghadapi masalah dalam modernisasi dan peningkatan kemampuan MBT Soviet T-72 “Ural”. Pada akhir 1980an AB Polandia memodernisasi semua tank T-55 obsolete mereka menjadi standar T-55Am Merida. Konversi yang sukses ini meyakinkan Staf Jenderal bahwa modernisasi serupa juga dapat dilakukan di Polandia untuk tank Soviet lain dan kemudian digunakan oleh AB Polandia. Pada akhir 1988, diputuskan untuk melakukan persiapan modernisasi desain T-72M1, dengan menggunakan pengalaman produksi di bawah lisensi T-72M (objekt 172M-E3 – Nama AB Polandia untuk T-72), T-72M1 (objekt 172M-E5) dan T-72M1k (T-72M1D).

Research and Development Centre of Mechanical Systems OBRUM (bahasa Polandia: Ośrodek Badawczo-Rozwojowy Urządzeń Mechanicznych) telah dipilih sebagai biro desain utama. Akan tetapi, pada awalnya program ini berjalan dengan sangat lambat, terutama karena Staf Jenderal juga mempertimbangkan untuk pembelian versi T-72 yang lebih baru (T-72S) atau T-80 yang lebih modern.

Setelah perubahan politik pada 1989 dan bubarnya blok Soviet, pembicaraan antara Polandia-Soviet untuk pembelian tank modern menjadi terhenti dan desain untuk tank Polandia baru mendapatkan momentumnya. Desain pertama yang diusulkan oleh biro bernama-kode Wilk (bahasa Polandia untuk Serigala), tetapi proyek tersebut dibatalkan. Akan tetapi, prioritas dinaikkan untuk proyek lain bernama Twardy. Tujuan dasar dari konversi T-72 adalah untuk mengadaptasikan tank kepada realitas perperangan modern dan memperbaiki segala kekurangan yang terlihat. Kekurangan-kekurangan yang ada di antaranya rendahnya mobilitas, kurangnya lapis baja, sistem kontrol penembakan yang tidak memadai dan jeleknya stabilisasi meriam utama, yang mengakibatkan rendahnya akurasi tembakan. Sebagai tambahan, adalah kurangnya sistem pembidik visi malam hari pasif (passive night vision aiming systems).

Setelah berakhirnya Pakta Warsawa, Polandia harus memodernisasi MBTnya dengan kemampuannya sendiri. Dimulai dari Juli 1991 program modernisasi T-72 dibuat oleh “BUMAR” yang pernah memproduksi secara serial T-72 di bawah lisensi Soviet. MBT yang telah dimodernisasi diberi nama PT-91 “Twardy” (Tangguh). Modifikasinya meliputi penambahan pertahanan, sistem kontrol penembakan dan mesin. Pada 1993 Kementrian Pertahanan Polandia memesan 20 tank PT-91 untuk pengujian poligon dan Angkatan Bersenjata.

Pada 6 September 1996 media Polandia melaporkan bahwa utusan AS spesial Balkan James W. Pardew Jr. berkunjung ke Warsawa untuk menentukan apakah Polandia dapat membantu program “Train and Equip” yang ditujukan untuk memperkuat tentara Bosnia’s Moslem-Croat Federation. Deputi Kementrian Luar Negeri Polandia Robert Mroziewicz menyatakan bahwa Polandia akan berpartisipasi program “Train and Equip” tetapi pada level terendah yang dimungkinkan. AS meminta Polandia menjual T-72 yang akan dibiayai oleh NATO, akan tetapi Polandia menolak, sejalan dengan kebijaksanaan kebanyakan negara EU dari jarak yang sama dari semua sisi dalam Konflik Bosnia. AS akan menjual tank M60A.

Pada Maret 2002, Perdana Menteri Malaysia, Mahathir bin Mohamad menyatakan bahwa negaranya akan membeli tank PT-91 “Twardy” yang sudah dimodernisasi. Kontraknya kemungkinan akan bernilai $250-300 juta tergantung pada peralatan yang akan dibeli bersama dengan tank. Polandia menawarkan beberapa lusin kendaraan pendukung teknis. Perdana Menteri Malaysia mengamati tank Polandia ini pada tempat latihan di Wesola dekat Warsawa.

PENGEMBANGAN

Dimulai dari Juli 1991, program modernisasi T-72 diimpelentasikan oleh Bumarcombine yang telah memproduksi T-72 di bawah lisensi Soviet. MBT yang telah dimodernisasi diberi nama PT-91 “Twardy” (Tangguh). Modifikasinya meliputi penambahan pertahanan, sistem kontrol penembakan dan mesin. Pada 1993 Kementrian Pertahanan Polandia memesan 20 tank PT-91 untuk pengujian lapangan dan Angkatan Bersenjata.

Pertahanan MBT dari proyektil dan misil berdaya ledak tinggi ditingkatkan oleh lapis baja dinamis (dynamic armor) ERAWA baru yang dikembangkan oleh Military-Technical Institute. Pertahanan ini terdiri dari 394 kontainer berisi bahan peledak yang terdetonasi dengan adanya tembakan langsung. Kontainer ini menutupi tank seluas 9 m2. 108 kontainer dipasang di turret, 118 di hull dan 84 di tiap sisi anti-cumulative screens. PT-91 Twardy menggunakan anti-cumulative screens baja bukan karet seperti pada T-72. Perbedaan utama ERAWA dengan analog Soviet adalah bahwa kontainer ERAWA dipasang hampir tanpa celah, sementara pada modernisasi T-72 Soviet memiliki celah sekitar 10-15mm yang menyebabkan berkurangnya efektifitas pertahanan. Terdapat dua modifikasi ERAWA, yaitu ERAWA-1 dan ERAWA-2 yang memiliki perbedaan pada berat bahan peledak. Eksperimen menunjukkan bahwa pertahanan ERAWA dinamis mengurangi high-explosion stream proofing depth sekitar 50-70% dan proyektil undercaliber sekitar 30-40%. Lebih lanjut, kontainer bahan peledaknya tidak terdetonasi jika tertambak oleh peluru, fragmentasi proyektil atau ranjau, permbakaran napalm dan bahan bakar

Survivabilitas awak meningkat dengan adopsi ERAWA di area-area utama, yang memberikan proteksi yang lebih baik terhadap proyektil energi kimia. Dengan Sistem Pemadaman Kebakaran Otomatis (Automatic Fire Suppression System) up-to-date, setiap kebakaran di Kompartemen Awak akan terdeteksi oleh Detektor IR dan dipadamkan oleh Halon 1301. Kompartemen mesin dilindungi oleh pemisah, yang juga mempunya sistem pemadam otomatus yang beroperasi dengan Temperature Sensing Firewire dan dipadamkan dengan Halon 1211.

Meriam Smoothbore 2A46 (foto: www.army-guide.com)

Twardy dipersenjatai dengan meriam yang digunakan T-72, yaitu meriam smoothbore 2A46125 mm, yang dilengkapi dengan mekanisme pengisian amunisi otomatis yang mengurangi kebutuhan awak tank, 1 awak. Sistem pengisian otomatis ini memberikan kecepatan tembak 8 hingga 10 tembakan per menit. Persenjataan tambahannya terdiri dari senapan mesin multi-fungsi koaksial PKT 7,62mm dan senapan mesin berat anti-pesawat NSVT 12,7mm. PT-91 juga memiliki alat thermosmoke yang menghasilkan layar asap dari bahan bakar dan 24 peluncur granat yang berisi granat asap maupun granat anti-personal.

Modernisasi sistem kontrol penembakan dimulai dengan mengganti stabiliser two plane Soviet 2Je28M menjadi stabiliser baru yang dikembangkan di Slovakia. Stabiliser ini memiliki blok elektronik informasi kondisi teknis tank.

Sistem kontrol penembakan “Drawa” dikmbangkan oleh teknisi Polandia yang terdiri dari penglihatan siang (day sight) PCD dan penglihatan malam pasif (passive night sight) PCN-1 milik penembak (yang bisa dilengkapi dengan penglihatan malam thermovision TES yang dikembangkan oleh perusahaan Israel, ELOP). Komandan mengkombinasikan observasi pasif siang-malam, aiming sight POD-72, ballistic computer, laser rangefinder dan sistem data yang menyiapkan informasi untuk komputer balistik. Pembidikan komputer balistik tergantung pada kecepatan target, kondisi cuaca, temperatur proyektil dan tipe proyektil.

Komandan memiliki kontrol dan diagnostik kompleks US-DK-1 yang mengontrol sistem utama tank dan menampilkan informasinya pada monitor. Penglihatan malam milik driver telah dirubah menjadi penglihatan malam pasif “radomka”.

Modernisasi tank membuat berat tank meningkat dan memaksa penambahan mesin yang lebih powerful. Mesin ini adalah mesin diesel 12 silinder S-12U, versi modernisasi yang dilakukan di Warsawa oleh PZL Wola dari mesin V-46-6 milik Soviet. Mesin ini menghasilkan 850 tenaga kuda, dibandingkan versi lamanya 780 tenaga kuda. Pengembangan utamanya adalah pada modernisasi sistem bahan bakar dan injeksi. Twardy terbaru dilengkapi dengan mesin S-1000 (dengan turbocharger) yang menghasilkan 1000 tenaga kuda.

Tank yang menggunakan mesin S-1000 mendapatkan indeksasi PT-91A dan varian komandan dengan penambahan alat komunikasi, PT-91A1.

Peralatan komunikasinya terdiri dari sistem “Abzac” yang kompleks dari Rusia, yang berisi set radio R-173 dan radio penerima R-173P, fiter sinyal dan amplifier laringofon.

Sistem Peringatan Laser yang baru ditambahkan memberikan informasi tentang gelombang laser range finders dan sistem pemandu misil, dan bereaksi secara otomatis dengan menembakkan granat asap. Sistem ini dapat di-override oleh komandan dengan menembakkannya secara manual.

VARIAN

PT-91 Twardy

Varian produksi untuk AB Polandia, merupakan pengembangan dari T-72M1. Kebanyakan tank ini dilengkapi dengan SKO-1M Drawa-1T, dual-axis stabilized fire control system (dengan TES – Thermal Elbow Sight – dengan total TES yang dikirim sebanyak 202), walaupun beberapa produksi pertama memakai SKO-1 Drawa (dengan penglihatan NV). Varian ini juga menggunakan reaktif armor Erawa, sistem peringatan-laser (laser-warning system) PCO SSC-1 Obra-1 dan mesin 850 tenaga kuda PZL-Wola S-12U.

20 tank produksi pertama dikirimkan ke AD Polandia pada 1993-1994 dengan 78 tank produksi skala penuh dikirimkan pada 1995-1997, 135 tank modernisasi dari T-72M1 dikirimkan pada 1998-2002. Baik tank produksi baru ataupun hasil dari modernisasi mempunyai kemampuan tempur yang sama. Berdasarkan konfigurasi yang dipakai AB Polandia, PT-91 mempunyai 3 varian, taiyu PT-91, PT-91M dan PT-91MA1 (huruf M di sini berbeda dengan varian Malaysia.

PT-91A Twardy

PT-91A Twardy adalah varian pengembangan dengan menggunakan mesin 1000 tenaga kuda PZL-Wola S-1000 dengan perubahan pada transmisi mekanik dan perubahan minor lainnya. Digunakan untuk pengujian dan demonstrator pada pameran militer.

PT-91Z Hardy

PT-91Z Hardy (Z untuk Zmodernizowany – secara literal berarti dimodernisasi) merupakan pengembangan lanjut dengan menggunakan sistem kontrol penembakan Savan-15 SAGEM. Berdasarkan pengujian, Savan-15 hanya memiliki kelebihan minor dalam hal akurasi daripada Drawa. Kelebihan terbesarnya adalah sistem stabilisasi meriam baru yang memberikan peningkatan signifikan pada akurasi ketika tank dalam keadaan bergerak. Kemudian tank ini menjadi dasar untuk mengembangkan PT-91M. Varian ini telah memenangkan beberapa stress test di Malaysia, mengalahkan T-90, T-84 dan K-1, dan telah memenangkan kompetisi untuk MBT baru Malaysia. Hanya satu purwa rupa yang dibuat

PT-91M Pendekar

PT-91M Pendekar (M untuk Malaysia) merupakan varian ekspor dengan sistem kontrol penembakan Savan-15 SAGEM, powerpack 1000 tenaga kuda S-1000R PZL-Wola dengan transmisi otomatis Renk/SESM ESM-350M yang mampu memberikan kecepatan maksimal 70km/jam, dan sistem komunikasi baru. Persenjataannya telah diganti menjadi meriam utama 125mm 2A46MS yang didesain oleh “Konštrukta defence a.s.” dan diproduksi oleh ZTS- Špeciál a.s. Persenjataan lainnya adalah sebuah senapan mesin koaksial 7,62mm FN MAG dan senapan mesin anti-pesawat 12.7mm FN Browning M2 HB.

Varian ini juga dilengkapi dengan gyro-stabilised panoramic sight optronics Sagem VIGY 15, sebuah laser gyro inertial navigation system SIGMA 30, sistem stabilisasi turret EADS EPS72, sebuah sistem peringatan-laser PCO SSP-1 Obra-3, sistem komunikasi yang terdiri dari Thales TRC9310-3 [email protected], Thales TRC3630-3, Thales SOTAS. Selain itu dilengkapi juga dengan Armor Reaktif-Eksplosif (ERA) ERAWA 3, peluncur granat ZM Dezamet 902A 81mm dan tank tracks tipe 570P Diehl Remscheid GmbH. Dua purwarupa dibuat (dan diganti namanya menjadi PT-91E dan PT-91Ex). 48 tank serial PT-91M diproduksi dari 2007-2009.

PT-91E/Ex

PT-91E/Ex (E untuk Expor) adalah purwarupa yang diberi nama baru dari PT-91M. Purwarupa ini digunakan sebagai demonstrator varian ekspor dalam pameran militer. PT-91E adalah purwarupa pertama yang diberi nama SP1 (adalah tank yang sama yang mengikuti parade militer di Kuala Lumpur pada 2005). PT-91Ex adalah purwarupa kedua yang diberi nama SP2. Keduanya mengikuti beberapa tes di Malaysia. SP1 digunakan untuk traction tests dan membuat jarak tempuh offroad sejauh 7000km. SP2 membuat jarak tempuh offroad sebanyak 2000 km dan 500 tembakan dari meriam utamanya. Varian ini sangat mirip dengan PT-91M dan ditawarkan kepada negara lain.

PT-91P

PT-91P (P untuk Peru) adalah demonstrator untuk pameran militer SITDEF Peru 2009. Merupakan alternatif yang lebih mudah dari PT-91Ex. Varian ini dilengkapi dengan sistem kontrol penembakan PCO Drawa-TG dengan penglihatan termal (thermal sight) dan sistem komunikasi modern (radio Radmor RRC9310 radio, sistem komunikasi WB Electronics Fonet-IP dan sistem manajemen medan tempur Teldat). Tank ini sudah dipamerkan dalam beberapa event di Amerika Selatan termasuk SITDEF Peru’2009

RELATED VEHICLES

WZT-3

WZT-3 (WZT untuk Wóz Zabezpieczenia Technicznego – secara literal berarti Kendaraan Support Teknis) merupakan keluarga kendaraan yang menggunakan hull dari PT-91/T-72. Kemungkinan merupakan ARV berbasis T-72 terpopuler di dunia dengan pengiriman ke klien mencapai 400 unit. Kendaraan ini dipersenjatai dengan senapan mesin12,7mm di palka komandan. Peralatan standarnya meliputi: derek dengan telescopic jib yang dapat mengangkat beban hingga 15 ton, bilah dozer yang terpasang-di-depan winches utama dan sekunder.
WZT-3 – varian berbasis T-72 untuk AB Polandia – 20 unit.
WZT-3M – varian berbasis PT-91 untuk AB Polandia – 9 unit baru dan 20 unit upgrade dari WZT-3.
M-84AI – varian berbasis M-84A, yang dibuat di bawah lisensi di Yugoslavia – 15 unit untuk Kuwait.
ARV-3 – varian berbasis T-72 untuk AB India – 352 unit.
WZT-4 – varian berbasis PT-91M untuk AB Malaysia (secara teknis sangat berhubungan dengan MID-M – 6 unit. A

MID Bizon-S

MID Bizon-S (MID untuk Maszyna Inżynieryjno-Drogowa – secara literal berarti Engineering-Roading Machine; Bizon berarti Bison dalam bahasa Polandia) merupakan tank engineering milik Polandia yang berbasis hull PT-91.
MID – varian berbasis PT-91 untuk AB Polandia – 8 unit
MID-M – varian berbasis PT-91M untuk AB Malaysia – 3 unit

PMC

PMC (PMC untuk Pomocniczy Most Czołgowy – secara literal berarti Auxiliary Tank Bridge) adalah kendaraan lapis baja Polandia yang berfungsi menjadi jembatan darurat untuk pendukungpertempuran. PMC dikembangkan dari PT-91
PMC-90 – purwarupa berbasi PT-91 dengan jembatan MLC-60 (modul jembatan untuk kendaraan beroda track/treds dengan berat hingga 60 ton). Purwarupa ini tidak diproduksi untuk operasional.
PMC-Leguan – varian berbasis PT-91M untuk Malaysia yang dilengkapi dengan sistem jembatan Leguan MLC 60 dengan panjang 26m. Dibuat sebanyak 5 unit.
MG-20 Daglezja-G (MG for Most Gąsienicowy – secara literal berarti Tracked Bridge) adalah sebuah tracked bridge system, yang berbasis dari sasis T-72 yang diperpanjang dengan tambahan sebuah road wheel. Kendaraan ini dilengkapi dengan sebuah sistem jembatan MLC-70. MG-20 Daglezia-G berhubungan dekat dengan MS-20 Daglezia yang berbasis truk. Saat ini varian masih dalam tahap pengembangan. Kendaraan ini diharapkan dapat menggantikan peran jembatan BLG-67 yang berbasis T-55 di AB polandia.

PZA Loara

PZA Loara (PZA untuk Przeciwlotniczy Zestaw Artyleryjski – secara literal berarti sistem altileri anti-pesawat; “Loara” berarti sungai dalam bahasa Polandia) adalah sistem senjata anti-pesawat (Self Propelled Anti-Aircraft Gun) yang dipandu oleh radar. Kendaraan ini dikembangkan pada akhir 1990an. Dibuat dari sasi PT-91 Twardy, sistem ini dipasangi dengan turret berlapis baja untuk menahan dua meriam KDA 35mm Oerlikon yang terhubung dengan sistem kontrol penembakan radar. Sistem ini direncanakan akan bekerja bersama dengan PZR “Loara” (sistem roket anti-pesawat) yang dibuat dengan dasar PZA Loara, tetapi proyeknya saat ini sedang dihentikan.

Loara adalah unit penembak otomatis yang dapat bekerja secara independen atau sebagai komponen sistem pertahanan udara yang lebih luas. Sistem ini memiliki dua radar yaitu radar pencari 3D dan radar engagement. Radar pencari mempunyai radius operasional 26 km dan dapat mencari dan mengidentifikasi 64 target sekaligus. Radar juga dapat beroperasi pada saat kendaraan bergerak, dan merefresh data tiap detik. Sistem juga mempunyai pencari-jarak laser (laser range-finder), kamera TV dan FLIR yang memberikan sistem ini kemampuan segala-cuaca siang/malam dan kemampuan untuk beroperasi secara pasif keseluruhan di lingkungan ECM (Electronic Countermeasures) berat. Sistem ini mempunyai waktu reaksi di bawah 10 detik. Sistem dapat membidik pesawat yang terbang pada ketinggian dari sangat rendah hingga 5000m, dan dengan kecepatan pesawat target hingga 500m/s (1.125 mil/jam). Loara juga efektif untuk target kendaraan lapis baja ringan dan target naval.

PT-94 Goryl

PT-94 Goryl (Goryl berarti Gorila pada bahasa Polandia) adalah proyek MBT Polandia yang desain menggunakan pengalaman yang didapat dari proyek PT-91. Tank ini akan mirip dengan desain Merkava (mesin di bagian depan), dan akanmemiliki fitur desain mesin, transmisi dan sistem kontrol penembakan yang baru. Armor: komposit dan ERA; persenjataan utama: meriam 120/125mm, mortar 60mm; persenjataan sekunder: senapan mesin koaksial PKT 7,62mm, senapan mesin anti-pesawat NSWT 12,7mm; awak: 3 orang. Program ini juga dikenal dengan nama Anders. Program ini dibatalkan pada fase awal.

PT-97 Gepard

PT-97 Gepard (Gepard berarti Cheetah dalam bahasa Polandia) atau kadang dikenal dengan nama PT-2001 – adalah proyek modifikasi MBT Polandia yang dipersiapkan sebagai proram modernisasi masa depan untuk T-72. Bumar mengusulkan proyek dengan modifikasi armor frontal, mortar yang berbeda dan turret sporting seperti Leclerc dengan meriam utama 2A46. OBRUM menyainginya dengan reaktif armor depan dan samping yang baru, serta meriam utama L-44.

Walaupun potensial, dengan alasan finansial, kedua proposal tersebut tidak pernah disetujui, dan tidak ada purwarupa yang dibuat. Akan tetapi pengalaman desainnya membantu pengembangan versi PT-91 yang baru.

Krab

Krab (Krab berarti Kepiting dalam bahasa Polandia) merupakan howitzer yang kompatibel dengan amunisi 155mm NATO. Krab didesain oleh HSW S.A yang mengkombinasikan sasis UPG OBRUM, turret AS-90M Braveheart (berlisensi) dengan meriam kaliber-52, dan sistem kontrol penembakan artileri WB Electronic Topaz. Howitzer ini dilengkapi dengan mesin S-12U dan elemen lain (seperti road wheel) dari PT-91.

OPERATOR

Polandia

233 PT-91 telah dikirim antara 1995-2002 (232 tank masih beroperasi) dan 38 kendaraan support yang berbasis hull T-72/PT-91 (29 WZT-3M, 8 MID dan 1 purwarupa PZA Loara). Pada awal pengenalan PT-91, Staff Jenderal Polandia mengharapkan semua brigade dari 11th Armored Cavalry Division dilengkapi dengan PT-91. Saat ini, divisi tersebut memiliki 4 brigade: 10th Armored Cavalry, 15th Armored Cavalry, 17th Mechanized dan 34th Armored Cavalry. Pada 2002, 10th Armored Cavalry menerima tank Leopard 2A4 donasi dari Jerman. Pada 2007, 15th Armored Cavalry dibubarkan dan 17th Mechanized menerima KTO Rosomak pertama. Semua perubahan ini mengijinkan relokasi PT-91 ke divisi lain, menggantikan T-72 yang lebih tua.

Ciri Batalyon PT-91 Polandia dilengkapi dengan 53 tank, yang terdiri dari 4 kompi garis depan dengan masing-masing 13 tank dan 1 tank untuk komandan batalyon. Setiap kompi terdiri dari tiga peleton yang masing memiliki 4 tank dan 1 tank untuk komandan kompi.

Malaysia

Pada Maret 2002, Malaysia mengumumkan keinginannya untuk melakukan pengadaan MBT. Pada 2003, Bumar Labedy membuat 48 PT-91M dan 15 kendaraan support (6 WZT-4, 3 MID-M, 5 PMC Leguan, dan satu tank latih pengemudi SJ-09), amunisi, spare part dan pendukungnya dengan nilai US $370 juta. Tank dikirim ke Malaysia pada 2007-2009. Kesiapan operasionalnya sejak 1 September 2010.

India

Pada April 1999, India memesan 44 WZT-3, yang diikuti dengan 2 pesanan lain pada April 2002 (80 kendaraan) dan Juli 2005 (228 kendaraan) – total keseluruhan 352 WZT3 dipesan. Kendaraan ini digunakan untuk mendukung MBT T-72 dan T-90. Pengirimannya dimulai pada 2001, dan India perencana untuk mengupgrade tank Ajeya Mk1 (nama lokal untuk T-72M1) menjadi standar Ajeya Mk2 dengan menggunakan beberapa element dari PT-91, seperti sistem kontrol penembakan SKO-1T Drawa-T dan mesin PZL-Wola S-1000. Pada Oktober 2011, Kementrian Pertahanan India mengumumkan BEML milik negara akan memproduksi tambahan 204 WZT-3, sehingga total WZT-3 yang dimiliki India menjadi 556 unit.

Georgia

AB Georgia mengupgrade T-72SIM-1 menggunakan sistem kontrol penembakan Drawa-T. FCS (Fire Control System) ini dilengkapi dengan laser range finder dan thermal imaging sensor. Sistem ini sedikit berbeda dengan yang ada di PT-91, komandan menggunakan layar LCD dan bukan eyepiece/lensa (eyepiece gunner sama seperti pada PT-91). Thermal Elbow Sight thermal imaging sensor digunakan dalam tank Georgia sama dengan yang ada pada PT-91 tetapi housing eksternalnya berbeda

PT-91 (Gambar dari: http://www.globalsecurity.org)

SPESIFIKASI PT-91

Dimensi:
Panjang Keseluruhan: 9,67m)
Lebar: 3,59m
Tinggi: 2,19m

Struktur:
Akomodasi: 3 awak
Berat: 49,9 US Short Ton (45,300kg)

Persenjataan:
1 x Meriam utama 125mm 2A46M (D-81TM)
1 x senapan mesin koaksial 7.62mm PKT
1 x senapan mesin anti-pesawat 12.7mm NSVT
2 x 12 dispenser granat asap

Amunisi:
42 x proyektil 125mm
300 x amunisi senapan mesin anti-pesawat 12.7mm
2,000 x amunisi senapan mesin 7.62mm
24 x granat asap

Powerplant:
Mesin: 1 x mesin diesel ber-supercharger PZL-Wola S-12U yang menghasilkan 850 tenaga kuda, 1 x mesin diesel PZL-Wola S-1000 yang menghasilkan 1,000 tenaga kuda (PT-91A).

Performa:
Kecepatan maksimum: 60km/jam
Jarak maksimal: 650 km

Sistem:
Proteksi NBC: Ya
Penglihatan Malam: Ya

Sumber:
en.wikipedia.org
militaryfactory.com
enemyforces.net
military-today.com
globalsecurity.org

One Reply to “PT-91 Twardy”

  1. Kepada yth
    Pimpinan / Direksi Perusahaan
    Di
    Tempat
    Up : Bagian Pengurus Tender

    Hal : Penawaran Bank Garansi & Surety Bond ( Non Collateral )
    Dengan Hormat,

    Terlebih dahulu perkenalkan kami dari PT.MITRA DOSI GLOBALINDO, sebagai Jasa Asuransi & Bank Garansi Bersertifikat AAUI No.0709000175, dalam kesempatan ini kami bermaksud untuk menawarkan Jaminan Peng-Coveran Garansi Bank & Asuransi yang di Back-Up oleh Perusahaan Perbankan & Asuransi Pemerintah Maupun Asuransi Swasta. Adapun hal-hal yang kami tawarkan adalah sebagai berikut :

    1 . SURETY BOND ( ASURANSI )

    Asuransi pemerintah di antaranya : ASKRINDO, JASINDO, ASEI ,DLL.
    Asuransi swasta adalah : MEGA PRATAMA, INTRA ASIA, RAYA, VICTORIA, BOSOWA PERSIKOP dan Asuransi swasta umum lainnya, yang sudah terdaftar di DEPARTMENT KEUANGAN RI.

    2. BANK GUARANTEE (BANK GARANSI)

    Bank Garansi diantaranya adalah :BRI,BNI,DKI,SUMUT,SUMSEL,LAMPUNG dan bank yang lainya

    Demikianlah surat penawaran ini kami sampaikan, semoga ini bisa menjadi langkah awal kita untuk menjalin kerja sama dengan baik dan dapat berkesinambungan di masa yang akan datang. Atas perhatian dan pertimbanganya kami ucapkan terima kasih.

    Untuk Informasi Lebih Lanjut Hub :
    Marketing : Supardi
    Hp : 0812 9311 6363
    Email : [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *