T-64 MBT

T-64 pada Sebuah Pameran 2008 (foto: Wikipedia)

Perkembangan desain tank Soviet setelah PD II pada akhirnya menghasilkan MBT T-64. T-64 memamerkan kualitas yang sudah dibuktikan oleh suksesor T-34, T-54. T-54 berevolusi menjadi T-55 yang memiliki proteksi NBC, yang darinya dikembangkan T-62 dengan opsi yang lebih baik. Akan tetapi, T-62 gagal melampaui seri T-54/T-55 baik dalam hal prestasi pertempuran dan jumlah produksi. Oleh karea itu, T-55 tetap diproduksi sementara T-62 dihentikan. T-64 dianggap sebagai “Main Battle Tank” sejati pertama milik Soviet (seperti halnya M60 bagi AS). Pengembangan T-64 dimulai dari awal 1950an hingga sekitar 1962, yang mana mulai dioperasikan oleh Red Army dengan awal produksi pada 1963. Produksi akan dilaksanakan hingga 1987 dengan perkiraan 8,000 hingga 13,000 tank. Akan tetapi, T-64 tidak pernah secara resmi ditawarkan ke pasar ekspor, dan terbatas untuk Red Army saja. Operator tank ini termasuk Moldova, Ukraina dan Uzbekistan – ini karena runtuhnya Uni Soviet dan tank AD Soviet diserahkan kepada negara di mana tank berada. Datangnya T-64 secara langsung mempengaruhi datangnya M60A3 buatan AS sebagai respon menyusul gagalnya MBT-70.

T-64 memiliki desain inovatif, menggunakan autoloader dan lapis baja yang disempurnakan. Berbagai varian diproduksi selama periode panjang produksi. Walaupun T-64 sangat dekat dihubungkan dengan T-72, T-64 diproduksi hanya untuk AD Soviet, sementara T-72 yang dianggap memiliki kemampuan di bawahnya diekspor ke berbagai negara.

T-64 digunakan dalam formasi elit dan reguler di Eropa Timur dan wilayah lainnya. T-64A pertama kali dioperasikan dengan Group of Soviet Forces in Germany (GSFG) Jerman Timur pada 1976, dan beberapa waktu kemudian dengan Southern Group of Forces (SFG) Hungaria. Mulai 1981 T-64B yang disempurnakan mulai dioperasikan di Jerman Timur dan kemudian di Hungaria. Sementara dipercaya bahwa T-64 hanya dipakai oleh unit elit, ternyata juga digunakan oleh tingkatan yang jauh di bawahnya seperti “non-ready formations”, di Odessa Military District’s 14th Army.

Dengan pecahnya Uni Soviet pada 1991, T-64 tetap menjadi persenjataan milik negara-negara konstituennya. Saat ini kurang dari 2,000 T-64 dioperasikan oleh Ukraina dan sekitar 4.000 oleh AD Rusia.

SEJARAH DAN PENGEMBANGAN 

Awal Program

Setelah menyadari bahwa seri T-55/T-62 akhirnya kehabisan potensi untuk pengembangan, Uni Soviet memutuskan untuk mengembangkan desain tank yang benar-benar baru yang diharapkan mampu mengalahkan tank baru Barat seperti Chieftain milik Inggris dan mampu bertahan terhadap persenjataan anti-tank baru Barat.

Project 430

Studi untuk desain MBT baru dimulai pada 1951. Tim KB-60M dibentuk di biro desain Kharkiuji, transport machine-building factory No. 75 bernama Malyshev (Dalam Bahasa Rusia: конструкторское бюро Харьковского завода транспортного машиностроения №75 им. Малышева), oleh para teknisi dari Nizhniy Tagil, yang dikepalai oleh A.A. Morozov. Sebuah proyek bernama obyekt 430 melahirkan tiga purwarupa yang diuji coba di Kubinka pada 1958. Ketiga purwarupa tersebut menunjukkan karakteristik yang selanjutnya secara radikal mengubah desain tank tempur Tirai Besi. Untuk pertama kalinya, sebuah compact opposed-piston engine ekstrim digunakan: 4TD, didesain oleh team desain mesin. Sistem transmisinya terdiri dari dua gigi lateral di setiap sisi mesin. Dua inovasi tersebut menghasilkan kompartemen mesin yang sangat ringkas dan pendek dengan bukaan terletak di bawah turret. Volume kompartemen mesin ini hampir setengah dari mesin T-54. Sistem pendinginnya merupakan ekstraksi dan suspensi ringan digunakan, dengan hollow metallic wheels berdiameter kecil dan caterpillar track dengan sambungan karet. 

Purwarupa Project 430 yang Dipamerkan di Museum Tank Kubinka 2008 (foto: Wikipedia)

Tank mempertahankan meriam 100mm D-10TS dan lapis baja frontal 120mm. Karena tidak menunjukkan superioritas dalam hal karateristik tempur jika dibandingkan dengan T-55 yang sudah lebih dulu beroperasi, Morozov memutuskan bahwa produksi belum dapat dilaksanakan dan membuat proyek ini terhambat. Akan tetapi, studi tetap dilakukan pada obyekt 430U, menggunakan meriam 122mm dan lapis baja 160mm, menunjukkan bahwa tank ini memiliki potensi untuk dilengkapi dengan persenjataan dan lapis baja dari tank berat pada casis tank medium. Sebuah proyek baru pun dimulai, obyekt 432.

Project 432

Meriam yang dipasang pada tank baru ini adalah D-68 (2A21) 115mm yang powerful. Pada tank ini digunakan sistem pengisian amunisi otomatis, electro-hydraulic automatic system, yang merupakan keputusan yang beresiko karena teknologi ini masih sangat baru bagi desainer Rusia. Jumlah awak berkurang menjadi tiga, yang memungkinkan pengurangan penting pada volume internal, yang pada akhirnya mengurangi total berat, dari 36 ton (obyekt 430) menjadi 30,5 ton. Tinggi tank juga berkurang sebanyak 76mm.

Akan tetapi, dengan hadirnya meriam L7 105mm Inggris dan M-68 AS, yang digunakan pada Centurion dan M60, memaksa team untuk membuat inovasi yang berani, dengan penggunaan lapis baja komposit. Lapis baja baru ini disebut “K combination” oleh Barat: sistem proteksi ini terdiri dari lapisan alloy aluminium di antara dua lapisan baja berkekuatan tinggi. Konsekuensi penggunaan lapis baja ini adalah meningkatnya berat tank menjadi 34 ton. Tetapi dengan mesin 5TDF berkekuatan 700 hp (515 kW) (juga didesain secara lokal), mobilitasnya tetap unggul, jauh lebih superior dari T-62. Obyekt 432 siap pada September 1962 dan produksinya dimulai pada Oktober 1963 di Kharkiv plant. Pada 30 Desember 1966, tank ini mulai beroperasi dengan nama T-64.

T-64A

Bahkan ketika T-64 pertama dalam tahap perakitan, tim desain sedang mengembangkan versi baru dengan harapan untuk mempertahankan superioritas daya tembak tank, dengan nama obyekt 434. Meriam baru dan sangat powerful, D-81T 125mm, dari pabrik senjata Perm, digunakan pada tank. Meriam ini merupakan versi meriam smoothbore 115mm dari T-62 yang diperbesar. Amunisi 125mm yang lebih besar, berarti kapasitas angkut pun berkurang, dan dengan awak keempat sebagai pengisi amunisi, juga mengurangi ruang T-64, sehingga tank hanya memiliki kapasitas amunisi 25. Hal ini tidak dapat diterima oleh desainer Soviet, tetapi parameter dimensional yang ketat membuat mereka tidak bisa memperbesar tank untuk menambah ruang interior. Sulusinya adalah mengganti pengisian amunisi manual menjadi sistem pengisian amunisi mekanis, mengurangi jumlah awak menjadi tiga dan menandai penggunaan autoloader pertama pada MBT Soviet. Autoloader 6ETs10 memilki 28 amunisi dan dapat menembakkan delapan kali dalam semenit; stabiliser 2E23, dipasangkan pada TPD-2-1 (1G15-1) sight baru. Pengemudian malam juga diadaptasikan dengan periskop TPN-1-43A baru yang memiliki keunggulan iluminasi dari proyektor L2G inframerah yang powerful, dipasang pada sisi kiri meriam. Proteksi juga disempurnakan dengan penggunaan fiberglass menggantikan alloy aluminium pada lapis baja, dan plat-plat spring-mounted dipasang di sepanjang mudguard (dikenal sebagai Gill skirt), untuk melindungi bagian atas suspensi dan sisi-sisi tank. Akan tetapi plat ini sangat rapuh dan sering kali dilepas. Beberapa penyimpanan kecil dibuat disepanjang turret, dengan sebuah kompartemen di kanan dan tiga boks di kiri depan. Schnorkels dipasang pada belakang turret. Sistem proteksi NBC dipasang dan palka diperlebar.

Purwarupa tank ini diuji pada 1966 dan 1967, ketika produksi dimulai setelah T-64 yang ke-600, tank ini mulai beroperasi dengan AD Soviet dengan nama T-64A. Kepala teknisi Alexander Morozov dianugerahi Lenin Prizeberkat kesuksesan model ini.

Didesain untuk pasukan elit, T-64A secara konstan memperbarui dan menyempurnakan peralatannya. Setelah hanya tiga tahun beroperasi, model modernisasi pertama muncul:

  • Fire control, dengan penggantian sistem penglihatan dengan penglihatan siang TPD-2-49, sebuah optical coincidence rangefinder dan penglihatan malam TPN-1-49-23, serta stabilisasi dengan pemasangan sistem 2E26. 
  • Radio dengan pemasangan123M 
  • Penglihatan maalam dengan TBN-4PA untuk pengemudi dan TNP-165A untuk komandan. Ruang tempurnya ditransformasi dengan pemasangan turret kecil untuk komandan serta pemasangan senapan mesin anti-pesawat NSVT 12.7 mm, yang secara elektrik dioperasikan melalui penglihatan optik PZU-5, dengan amunisi sebanyak 300 butir. Senapan mesin ini dapat dioperasikan dari dalam tank, sehingga komandan tank tidak terlihat dari luar seperti pada tank sebelumnya. Sistem yang memungkinkan pemasangan sistem anti-ranjau KMT-6 juga ditambahkan 

Sebuah versi turunan juga muncul pada saat yang sama, didesain untuk Staff Komando, dengan nama T-64AK. Tank ini memiliki radio R-130M dengan antena teleskopik 10m yang hanya dapat digunakan pada posisi status karena membutuhkan selubung. Tank juga memiliki sebuah artillery aiming circle PAB-2AM dan pos navigasi TNA-3. Tenaga dari semua sistem ini diberikan oleh generator tambahan berbahan bakar gasoline.

Pada 1976, sistem persenjataan disempurnakan dengan pemasangan meriam D-81TM (2A46-1), yang sistabilkan oleh sebuah sistem 2E28M2, yang tenaganya dipasok oleh 6ETs10M otomatis. Penglihatan malamnya digantikan oleh TNPA-65 dan mesinnya dapat dioperasikan dengan berbagai jenis bahan bakar, termasuk diesel, kerosen atau gasolin.

Produksinya dihentikan pada 1980. Tetapi sebagian besar T-64A masih terus dimodernisasi setelah 1981, dengan pemasangan sebuah enam-pelontar granat 902A 81 mm pada setiap sisi meriam dan mengganti gill plates dengan rubber skirt untuk memperpanjang usia pakai. Setelah 1985, sebagian dari mereka dipasangi dengan bata-bata reaktif (dengan nama T-64BV), atau bahkan dengan laser TPD-K1 telemeters sebagai pengganti optical TPD-2-49 optical coincidence rangefinder (1981). Hampir semua T-64 dimodernisasi menjadi T-64R, antara 1977 hingga 1981, dengan mengatur ulang tempat penyimpanan eksternal dan snorkel, seperti pada T-64A. 

T-64B

Tim desain terus menjalankan pekerjaan pada versi baru. Masalah pada pemasangan mesin 5TDF muncul karena kapasitas produksi lokal terbukti tidak mencukupi dibandingkan dengan produksi tank yang dilaksanakan pada diga pabrik (Malyshev di Kharkiv, Kirov in Leningrad dan Uralvagonzavod).

Dari 1961, sebuah alternatif untuk obyekt 432 dipelajari, dengan mesin 12 V-silinder V-45: obyekt 436. Tiga purwarupa diuji pada 1966 di pabrik Chelyabinsk. Perintah untuk mengembangkan sebuah model yang diturunkan dari 434 dengan mesin yang sama menghasilkan obyekt 438, yang kemudian diganti nama menjadi obyekt 439. Empat tank tipe ini dibuat dan diuji pada 1969, yang menunjukkan mobilitas yang sama dengan versi produksi, tetapi produksi massalnya tidak dijalankan. Tank-tank ini akhirnya berperan sebagai dasar untuk desan kompartemen mesin T-72.

Pada awal 1970an, tim desain berusaha untuk menyempurnakan tank lebih lanjut. Studi T-64A-2M pada 1973, dengan mesin yang lebih powerful dan turret yang diperkuat, berperan sebagai dasar untuk dua proyek:

  • Obyekt 476 dengan mesin 6TD 1000 hp (735 kW) yang berperan sebagai model untuk kompartemen tempur T-80. 
  • Obyekt 447 yang memiliki sistem kendali penembakan baru dengan sebuah laser telemeter, dan memiliki kemampuan untuk menembakkan misil dari meriamnya. 

Untuk selanjutnya, perintah diturunkan untuk mulai produksi dengan nama T-64B, sebagai versi turunan (yang memiliki kesamaan komponen 95%), obyekt 437, tanpa sistem pemandu misil untuk penghematan biaya. Selanjutnya T-64B1 yang diproduksi hampir dua kali lipat. Pada 3 September 1976, T-64B dan T-64B1, diumumkan cukup baik untuk mulai beroperasi, memiliki meriam D-81Tm (2A46-2) yang disempurnakan dengan stabiliser 2E26M, loader 6ETs40 dan kendali penembakan 1A33, termasuk:

  • Kalkulator balistik 1V517 
  • Penglihatan 1G21 dengan telemetri laser 
  • Sensor cross-wind 1B11 

T-64B memiliki kemampuan untuk menembakkan misil berpemandu-radio baru 9M112 “Kobra” (kode NATO “AT-8 Songster”). Tank ini kemudian mampu membawa 8 misil dan 28 peluru. Sistem kendali mesin dipasang pada bagian depan turret kecil komandan dan memiliki banyak perubahan. T-64B1 hanya membawa 37 peluru dan memiliki 2.000 amunisi 7.62 mm, dibanding T-64B dengan amunisi 1.250. Tipe ini mampu menyeberangi perairan dengan kedalaman 1,8 m tanpa peralatan.

Tank ini dmodernisasi pada 1981 dengan penggantian meriam menjadi 2A46M1, stabiliser 2E42, dan pemasangan peluncur granat asap 902A “Tucha-1” (empat di setiap sisi meriam). Dua versi komando direalisasikan, sangat serupa dengan T-64AK: T-64BK dan T-64B1K.

Keputusan dimulainya produksi mesin 6TD pada Oktober 1979, dan sangat serupanya mesin ini dengan 5TDF, memungkinkan pemasangannya pada versi B dan B1, juga pada A dan AK. Menghasilkan model baru T-64AM, T-64AKM, T-64BM dan T-64BAM, yang mulai beroperasi pada 1983.

Produksi dihentikan pada 1987 untuk semua versi.Total produksinya mencapai hampir 13.000 unit

Modernisasi di Ukraina

Setelah pecahnya USSR, Ukraine melakukan pengembangan untuk modernisasi T-64, karena pabrik asli dan utamanya berada di negara ini. Dua program berakhir pada 1999:

  • T-64BM2, dengan mesin 57DFM 850-hp (625 kW), kendali penembakan baru 1A43U, pengisi amunisi baru 6ETs43 dan kemungkinan untuk menembakkan misil 9M119 (kode NATO “AT-11 Sniper”). 
  • T-64U yang mengintegrasikan sistem kendali penembakan 1A45 (dari T-80U dan T-84), optik PNK-4SU dan TKN-4S untuk versi komando, dan PZU-7 untuk senapan mesin AA. Komandan tank dapat mengemudikan tank. Tank juga dikenal sebagai BM “Bulat”. Kedua varian ini juga dilindungi dengan lapis baja reaktif modular Kontakt-5, yang mampu menahan proyektil energi kinetik, tidak seperti model awal yang hanya efektif terhadap amunisi HEAT. Kedua varian juga dapat didukung dengan mesin 6TDF 1000 hp (735 kW). 
T-64 BM Bulat pada Sebuah Parade (foto: Wikipedia)

Hingga Oktober 2010, AD Ukraina memiliki 47 T-64BM “Bulat” [Т-64БМ “Булат”] yang beroperasi. Pada 2010 Kharkiv Malyshev Factory mengupgrade 10 T-64B menjadi standar T-64BM “Bulat”, dan kemudian 19 akan dikirim pada 2011. 29 tank yang diupgrade ini di bawah kontrak yang ditandatangani pada April 2009 senilai 200 juta Hryvnia ($25.1 juta). Menurut Constantin Isyak (kepala teknisi Malyshev Factory), T-64BM “Bulat” diperkuat dengan lapis baja baru untuk dapat menandingi tank modern lain. Mereka memiliki lapis baja reaktif ‘Knife’ [Нiж] dan sistem pertahanan aktif ‘Warta’ [Варта]. T-64BM “Bulat” berbobot 45 ton, dengan mesin diesel mulitifuel 5TDFM 850 hp (630 kW) 5TDFM dengan kecepatan hingga 70 km/j (43 mpj), dan jarak operasional 385 km (239 mil). Tank ini mempertahankan meriam smoothbore 125 mm dengan autoloader untuk 28 amunisi, beberapa darinya kemungkinan misil berpemandu. Tank ini memuliki senapan mesin AA 12.7 mm dan senapan mesin koaksial 7.62. 

Sejarah Operasional

T-64 tetap dirahasiakan hingga waktu yang lama, Barat sering dibingungkan dengan tank T-72. T-64 tidak pernah diekspor, dan hanya terlihat dalam peperangan terbatas, dalam operasi melawan separatis Chechen.

Menurut David Isby, T-64 mulai beroperasi pada 1967 bersama 41st Guards Tank Division, di Distrik Militer Kiev, sangat dekat dengan pabrik pembuatnya, karena masalah signifikan yang muncul selama pengenalannya ke dinas membutuhkan keberadaan personel pendukung dari pabrik secara konstan, dalam rangka perawatan dan pelatihan awak.

T-64 yang dimiliki 59th Guards Motor Rifle Division di Moldova diterjunkan pada pertempuran Mei 1992, dianggap sebagai pertempuran pertama yang menggunakan tank ini

USSR mengoperasikannya dalam unit kesiapan-tinggi, resimen tank independen , serta divisi yang bermarkas di GDR dan Hungaria, dan pada unit dengan tingkat kesiapan lebih rendah.

DESAIN 

Hull T-64 dibagi menjadi tiga kompartemen: ruang kemudi di depan, kompartemen tempur di tengah dan mesin di belakang. Awak tank T-64 tersusun agak berbeda dengan tank Soviet biasanya. Pengemudi tetap berada di depan tengah hull. Tetapi karena T-64 memiliki mekanisme pengisian amunisi otomatis, posisi duduk komandan dan penembak berbeda di turret, komandan di sisi kanan, dan penembak di kiri.

T-64 mempertahankan silhoutte rendah dari tank pendahulunya T-54/55/62. T-64 memiliki live track dengan enam road wheel dengan jarak merata, drive sprocket di belakang dan idler wheel di depan. Palka pengemudi berada di tengah atas sebuah upper glacis berkemiringan tajam, yang memiliki empat rusuk baja dan sebuah deflektor air dan kotoran berbentuk-V. Turret low-rounded berada di tengah hull. Kupola komandan berada di sisi kanan turret dan palka penembak di sisi kiri. Sel bahan bakar terintegrasi dan kontainer penyimpanan memberikan penampakan yang efisien pada fenders.

3-view T-64 (foto: fas.org)

Persenjataan

Persenjataan utama T-64 adalah meriam smoothbore 125mm yang dapat berelevasi dari -6 hinggga +14 derajat pada sebuah powered turret yang mampu berputar 360 derajat. Meriam 2A26M2 125mm distabilisasi secara vertikal maupun horizontal sehingga mampu menembak dalam kondisi bergerak dan dipasangi dengan termal sleeve (yang memiliki empat bagian yang dapat dilepas, dengan dua bagian di depan dan dua di belakang bagian tengah tabung bore evacuator) dan fume extractor. Senapan mesin koaksial 7.62 mm dipasang di sisi kanan mantlet.

Meriam utama smoothbore 125-mm dapat menembakkan amunisi hypervelocity, armor-piercing, fin-stabilized, discarding-sabot (HVAPFSDS) yang dipercaya memiliki muzzle velocity di atas 1,750 meter per detik dan dengan jarak jangkau paling tidak 2.000 meter. Meriam ini juga dapat menembakkan ATGM AT-8 Songster, dan biasanya membawa enam. Kapasitas amunisinya sebanyak 40, yang biasanya terdiri dari 12 amunisi HVAPFSDS, 6 HEAT, dan 22 HE. Cartridges-nya semi-combustible dengan stub-cases. Meriam didukung dengan sebuah pengisi amunisi otomatis dual carosel yang berada di dasar hull yang mengisikan shell (peluru) dan bubuk mesiu, dan sebuah automatic spent-cartridge ejection system, yang juga dipakai pada T-62. Kecepatan tembaknya antara lima hingga delapan per menit, tetapi terdapat keraguan pada kehandalan mekanisme pengisian amunisi otomatis ini.

Komandan dapat mengoperasikan seluruh persenjataan tank dari posisinya. T-64 memiliki sistem kendali penembakan terintegrasi dan telah disempurnakan. Tank ini kemungkinan memiliki sebuah komputer di dalamnya, dan beberapa varian kemungkinan memiliki pengukur jarak laser.

T-64A (penamaan NATO) atau T-64 M1981/1 (penamaan Soviet) memiliki sebuah sebuah pembidik meriam yang dimodifikasi, mortar asap di bagian depan turret dan lapis baja sisi (side skirt) yang dipasang di sepanjang sayap roda (spatbor).

Sinar penjejak inframerah/sinar putih dipasang di sisi kiri meriam utama, bukan di kanan seperti pada T-72, dan dua atau kotak amunisi persegi panjang dipasang di sisi kiri turret. Kotak ini berisi amunisi untuk senapan mesin DShKM 12.7mm yang terpasang di kupola komandan.

Pembidik komandan adalah TKN-3V. Pembidik penembak dan pengukur-jarak optik bernama TPD-43B. Senapan mesin anti-pesawat 12.7 mm memiliki elevasi elektrik dari -5 hingga +70 derajat dan dilengkapi kontrol manual untuk penggunaan darurat. Pembidik anti-pesawatnya bernama PZU-5. Tidak seperti T-72, senapan mesin anti-pesawat 12.7 mm milik T-64 dapat ditembakkan dan dibidikkan dari dalam tank.

Proteksi

T-64 memiliki proteksi lapis baja yang lebih baik dari pada T-62. Hull dan turret-nya lapis baja yang dicor dan dipatri menggunakan lapisan baja dan keramik, yang disebut dengan Combination K, yang memberikan proteksi superior terhadap serangan HEAT. Di samping memiliki proteksi baja frontal yang sangat baik karena penggunaan lapisan baja yang disempurnakan, T-64 juga dapat dilengkapi dengan plat-plat pelindung roda rantai atau sayap roda di sepanjang sisi. Penyimpanan bahan bakar “low-flash” juga memberikan perlindungan tambahan pada bagian sisi. Bilah dozer pembersih ranjau KMT-6 yang dipasang dibagian depan tank memungkinkan tank untuk membersikan halangan dalam beberapa menit dan juga meningkatkan proteksi lapis baja bagian bawah-depan hull.

T-64 memiliki kemampuan untuk menghasilkan asap pelindung secara integral seperti pada pendahulunya T-54/55/62, dan memiliki pelontar granat asap yang terpasang diturret seperti yang terlihat pada T-72 dan T-80.

Selain sistem deteksi radiasi PAZ dan sebuah lapisan antiradiasi, T-64 juga memiliki sistem filtrasi dan overpressure NBC kolektif.

Mobilitas

T-64 memiliki mobilitas yang jauh lebih baik dari pada T-62. Mesin diesel 5-silinder, piston-terbalik, memiliki estimasi tenaga 700-750 tenaga kuda. Walaupun memiliki ukuran yang lebih kecil dari pada mesin milik T-62, T-64 dipercaya memiliki kecepatan jalanan dan jarak jelajah yang setara dengan T-72. Dua drum bahan bakar tambahan berkapasitas 200 liter dapat dipasang di bagian belakang hull.

Suspensi T-64 terdiri dari enam “dual roadwheel” kecil dengan drive sprocket di belakang, idler di depan dan empat track-return rollers yang mendukung bagian dalam dari “double-pin track”. Roadwheel pertama, kedua, kelima dan keenam didukung dengan sebuah peredam-goncangan hidrolik. Di bagian atas suspensi, yang miring kebawah-belakang, terdapat rel yang digunakan untuk memasang panel lapis baja tambahan.

T-64 hampir selalu membawan snorkel tube panjang miliknya yang terikat pada sebuah rak di atas rangka turret. Snorkel dipasang pada turret dan di atas kompartemen mesin ketika operasional.

Kelebihan

  • Pengisi amunisi otomatisnya, hidrolis dan bukan elektrik, memiliki kecepatan yang baik (6-13 detik per amunisi) dan handal. Lebih tahan terhadap goncangan ketika off-road. Sistem ini juga memiliki mode urutan penembakan yang kurang dari 5 detik untuk jenis amunisi yang setipe. Pada versi yang lebih modern, sistem ini juga dapat berputar ke belakang untuk menjaga kecepatan pada akhir urutan pengisian amunisi.
  • Tank lebih mudah dikemudian dengan digunakannya sistem “assisted control” dan suspensi yang lebih fleksibel. 
  • Amunisi disimpan pada bagian bawah lorong turret, sehinga meminimalkan resiko ledakan akibat self-detonation. 
  • Proteksinya mampu menghentikan beberapa tipe proyektil modern. 
  • Sistem kendali penembakan pada versi B sangat modern. 
  • Kupola komandan memberikan penglihatan yang sangat baik, senapan mesin anti-pesawat dapat dioperasikan dari dalam turret, komandan juga dapat mengendalikan meriam utama dan pembidiknya jika diperlukan. 

Kekurangan 

  • Versi awal sistem pengisi amunisi otomatis tidak memiliki fitur keselematan yang cukup dan sangat berbahaya bagi awak tank, terutama penembak yang duduk di dekatnya. Tubuh awak dapat dengan mudah tersangkut pada mesin sistem ini, yang dapat mengakibatkan cidera serius atau bahkan kematian. 
  • Konfigurasi turret membuat awak kesulitan dalam mengisi amunisi secara manual ketika sistem pengisi amunisi otomatis mengalami kerusakan. Dalam situasi ini, kecepatan penembakan menurun drastis hingga 1 amunisi per menit. 
  • Dengan berkurangnya kebutuhan awak (hanya 3 jika dibandingkan 4 awak), secara teoritis memiliki kelebihan, dengan jumlah prajurit yang sama akan dapat mengoperasikan lebih banyak tank, tapi ternyata memiliki kekurangan yang serius. Tank dengan tiga awak memiliki kekurangan akibat menurunnya performa awak yang disebabkan kelelahan, dan kegagalan mekanis membutuhkan waktu yang lebih lama untuk diperbaiki. Masalah ini akan menjadi lebih buruk pada operasi jangka panjang. 
  • T-64 dikritik karena terlalu kompleks secara mekanik, yang mengakibatkan tingkat kerusakan yang tinggi. 
MODEL DAN VARIAN 

Model

Ob’yekt 430 (1957)

 
Purwarupa dengan meriam D-10T 100mm, lapis baja 120mm, mesin 580 hp (427 kW) 4TPD, dengan bobot total 36 ton.
Ob’yekt 430U 
Proyek yang dilengkapi dengan meriam 122mm dan lapis baja 160mm.
T-64 atau Ob’yekt 432 (1961) 
Purwarupa dengan meriam smoothbore 115mm D-68 dengan kapasitas amunisi 40, 30 amunisi di antaranya berada di sistem pengisi amunisi otomatis yang siap untuk digunakan. Purwarupa ini kemudian menjadi versi produksi awal dengan fitur serupa. Dipercaya 600 tank jenis ini diproduksi, tetapi seluruhnya sudah tidak dioperasikan. Sebagian besar dimodifikasi menjadi T-64A/B/R.
T-64R (remontirniy, rebuilt) atau Ob’yekt 432R 
Didesain ulang antara 1977 hingga 1981, merupakan T-64 versi awal yang diupgrade dengan standar mendekati T-64B, dengan meriam 125mm 2A46-2 yang lebih baru, sistem misil Kobra AT-8, pengukur-jarak laser dan penyempurnaan detail lain.
T-64A atau Ob’yekt 434 
Diterima untuk bertugas mulai 1969 dengan temat produksi di Kharkov dan Omsk.
Perbedaan utamanya termasuk pemasangan meriam smoothbore 2A26M2 125mm dengan thermal sleeve dan sistem pengisian amunisi otomatis yang dimodifikasi, sistem kontrol penembakan baru, alat penglihatan TPD-43D untuk penembak dengan bukaan yang diperbesar, sebuah bump stop untuk roadwheel keempat dan peluncur granat asap di setiap sisi meriam utama. Komandan tank dapat membidik dan menembakkan senapan mesin 12,7mm dari dalam turret (kupola beroperasi secara elektrik dengan nama PZU-5), dengan proteksi lapis baja turret yang ditingkatkan, deteksi dan pemadam kebakaran PPO baru, sebuah bilah dozer yang dipasang di bawah hidung, fitting untuk sistem pembersih ranjau KMT-6, mesin diesel multi-bahan bakar, kemampuan penyeberangan perairan, sinyal untuk berbelok dan kemampuan untuk dioperasikan pada altitude yang lebih tinggi.
T-64T (1963) 
Versi eksperimentak dengan mesin gas turbin GTD-3TL 700 hp (515 kW) .

Ob’yekt 436 

Versi alternative dari Ob’yekt 432 dengan mesin V-45. Tiga dibuat.

Ob’yekt 438 dan Ob’yekt 439 

Ob’yekt 434 dengan mesin V-45.

T-64AK atau Ob’yekt 446 (1972) 

Versi komando, yang mulai bertugas pada 1973, dengan radio R-130M dan antenna teleskopik 10 m (33 kaki) yang dapat dilpas, sistem navigasi TNA-3, tanpa senapan mesin anti-pesawat, membawa 36 amunisi meriam utama dan memiliki generator tambahan.

Ob’yekt 447 

Purwarupa dari T-64B. Pada dasarnya merupakan sebuah T-64A yang dilengkapi dengan sistem 9K112 “Kobra” dan a1G21 gunsight .

T-64B atau Ob’yekt 447A (1976) 

Dilengkapi dengan lapis baja yang didesain ulang, sistem control penembakan 1A33, sistem ATGM 9K112-I “Kobra” (kode NATO “AT-8 Songster”), alat penglihatan TPN-1-49-23, meriam 2A46-2, stabiliser 2E26M dan pengisi amunisi 6ETs40. Selanjutnya, model B/BV memiliki sistem yang lebih modern 1A33-1, TPN-3-49, 2E42 dan meriam 2A46M-1. Mulai 1985 T-64B dipasangi dengan lapis baja glasis yang lebih kuat, tank yang lebih tua diupgrade dengan plat lapis baja 16mm. Tank yang dilengkapi dengan mesin 6DT 1.000 hp dikenal sebagai T-64BM.
Versi ini merupakan desain ulang besar-besaran dari T-64A, dengan nama Obiekt 447, dengan penggunaan lapis baja hull dan turret baru yang tidak setebal lapis baja Combination K generasi pertama pada T-64A, tetapi menawarkan proteksi yang sama atau lebih baik.
T-64B juga memiliki sistem control penembakan baru, sistem pertahanan tahan-napalm, sistem pelontar granat asap, sistem pemutusan cepat untuk perakitan barrel dan breech, side skirts dan peningkatan suspension travel.
Terdapat setidaknya dua versi T-64B: T-64B konstruksi baru yang terlihat tanpa penglihatan penembak depan dan T-64B rebuit yang merupakan modifikasi dari T-64 sebelumnya.
Komandan tank memiliki alat penglihatan periskopik binocular kombinasi siang/malam TKN-3V dengan pembesara x5 di siang hari dan x4.2 di malam hari, ditambah kemampuan untuk digunakan dengan peralatan penglihatan infra-merah. Komandan juga memiliki blok penglihatan siang dan sebuah senapan mesin anti-pesawat 12.7mm yang dilengkapi dengan penglihatan periskopik monocular PZU-5 dengan panoramic head yang memberikan bidang pandang 50°.
Penembak memiliki sebuah penglihatan monokular optik dengan laser range-finder yang memiliki bidang pandang yang distabilisasi dua-axis dan pembesaran x3.9 dan x9; sebagai tambahan, penembak memiliki unity power day prismatic view blocks dan sebuah penglihatan malam TPN1-49-23 yang beroperasi dalam konjungsi dengan sinar pencari inframerah.
Sistem kendali penembakan diberi nama 1A33 dan membuat T-64B mampu menembak target diam maupun bergerak ketika tank diam maupun bergerak.
Sistem control penembakannya termasuk laser rangefinder IG42 yang tersabilisasi dua-axis, komputer balistik tank 1V517 dengan data input otomatis dari laser rangefinder atau manual, stabiliser persenjataan 2Eh36M, panel kontrol penembakan IG43 dan beberapa elemen lainnya.
Penembak T-64 dapat memilih tipe amunisi yang akan digunakan sesuai kebutuhan hanya dengan menekan tombol dan kecepatan penembakannya antara 6-8 tembakan permenit. Meriam 125 mm 2A26M2 memiliki jarak jangkau pembidikan hingga 4,000 m di siang hari dan 800 m di malam hari. Jarak efektif maksimum amunisi APFSDS-T adalah 2,500 m. Amunisi 125 mm bertipe loading terpisah, yaitu proyektil diisikan pertama kali dan diikuti dengan cartridge case semicombustible, kemudian yang tersisa setelah penembakan adalah stub base yang akhirnya dibuang/dikeluarkan. Amunisi jenis ini adalah yang biasa digunakan pada T-64, T-72, T-80, T-84 (Ukraina) dan T-90.
Persenjataan 125 mm milik T-64B juga dapat menembakkan ATGM AT-8 ‘Songster’, yang disimpan di dalam pengisi amunisi otomatis dalam dua bagian terpisah seperti halnya amunisi APFSDS atau HEAT-FS standar.
AT-8 ‘Songster’ dapat digunakan untuk menembak target seperti MBT, sistem ATGW lain dan helikopter dengan jarak jangkau sekitar 4.000m dalam waktu 9-10 detik.
Sistem misil komplet milik T-64B memiliki nama Rusia 9K112-1 dengan misil Kobra bernama 9M112M. Kode US/NATO untuk 9M112M adalah AT-8 ‘Songster’. Sebagai tambahan dari misil 9M112M, elemen lain dari persenjataan 9K112-1 termasuk control panel relay 9V387, tank control apparatus 9S461 dan converter PO-900. Sistem ini juga dipasang pada T-64BV dan T-80BV.
Sistem misil Kobra memiliki tiga mode operasi:

  1. Utama, ditembakan dengan meriam 125 mm 2A26M2 dengan sudut elevasi 3° lebih tinggi dalam hubungan dengan line of sight pada target dan misil diprogram kembali pada line of sight segera setelah ditembakkan.
  2. Ditembakkan dari atas target (mode tambahan), ditembakkan dengan sudut elevasi sekitar tiga derajat di atas line of sight, sehingga misil terbang 3 hingga 5 m di atas line of sight, dan turun kembali ke line of sight tepat di depan target. Mode ini biasanya digunakan pada medan tempur berdebu atau malam hari.
  3. Ditembakkan pada jarak kurang dari 1,000 m (mode cadangan), ditembakkan dengan sudut elevasi sekitar 40 menit dari busur relatif line of sight dari target.

Misil memiliki muzzle velocity 125 m/s, yang semakin cepat hingga 500 m/s dan memiliki bobot 25 kg pada saat diluncurkan­. Radio transmitter untuk AT-8 ‘Songster’ dipasang pada kotak baja yang dapat dilepas di sisi kanan depan kupola komandan, walaupun misil dipandu kea rah target oleh penembak. Yang perlu dilakukan penembak adalah mempertahankan pembidikan ke arah target untuk memastikan ketepatan penembakan.

AT-8 ‘Songster’ memiliki hulu ledak HEAT dan kemungkinan dapayt menembus paling tidak 600mm lapis baja, tetapi tidak dapat menembus tipe Chobham dan ERA. T-64B dapat menembakkan maksimal 4 AT-8 ‘Songsters’ per menit. T-64B normalnya membawa enam AT-8 ‘Songsters’ ditambah 36 amunisi (proyektil dan charge).
T-64B memiliki sebuah laser range-finder untuk meningkatkan kemungkinan “first round hit”, lapis baja ERA dan proteksi palka turret yang diperkuat. T-64B memiliki paket ERA yang berbeda dari T-80.
Lapis baja ERA pada T-64B melindungi plat glasis, bagian depan, sisi dan atap turret, dan sisi hull sepanjang lima roadwheels. Ketika dipasangi dengan ERA, pelontar granat asap dipindah dari kedua sisi meriam utama ke kedua sisi bagian belakan turret, sejajar dengan roadwheels keempat dan kelima.

T-64BV 

Memiliki lapis baja reaktif “Kontakt-1” dan pelontar granat asap “Tucha” 81-mm di sisi kiri turret. Versi ini pertama kali terlihat pada 1984.

T-64BM2 atau Ob’yekt 447AM-2 

Lapis baja reaktif “Kontakt-5”, rubber protection skirts, kontrol penembakan 1A43U, pengisi amunisi 6ETs43 dan mampu menembakkan misil 9K119 (kode NATO “AT-11A Sniper”), mesin 5TDFM 850 hp (625 kW).

T-64U, BM Bulat, atau Ob’yekt 447AM-1 

Modernisasi oleh Ukraina, meningkatkan standar T-64B setara T-84. Dilengkapi dengan lapis baja reaktif “Nozh”, misil 9K120 “Refleks” (kode NATO “AT-11 Sniper”), kontrol penembakan 1A45 “Irtysh”, penglihatan komandan TKN-4S, penglihatan senapan mesin anti-pesawat PZU-7 penglihatan malam TPN-4E “Buran-E”, mesin 6TDF 1,000-hp (735 kW).

T-64B1 atau Ob’yekt 437 

Seperti B tanpa sistem ATGW AT-8 ‘Songster’, mampu membawa 37 amunis meriam utama. Pertama kali diterjunkan pada 1981.

T-64B1M 

T-64B yang dilengkapi dengan mesin 6DT 1,000-hp.

T-64BK dan T-64B1K atau Ob’yekt 446B 

Versi komando, dengan radio R-130M dan antenna teleskopik 10m, sistem navigasi TNA-3 dan AB-1P/30 APU, tanpa senapan mesin anti-pesawat, dan mampu membawa 28 amunisi meriam utama.

T-64BV1K 

Merupakan T-64B yang dilengkapi dengan lapis baja ERA dan dipasangi dengan peralatan komunikasi tambahan untuk digunakan dalam peran komando.

Obyekt 476 

Lima purwarupa dengan mesin 6TDF, merupakan purwarupa untuk pengembangan T-80UD.

BREM-64 atau Ob’yekt 447T

Armoured recovery vehicle dengan derek ringan 2.5-ton, bilah dozer, batang penarik, peralatan pengelasan, dll. Hanya sedikit yang dibuat.

T-55-64 

T-55 yang diupgrade besar-besaran dengan menggunakan hull dan chassis milik T-64, dan dipasangi dengan ERA “Kontakt-1”. Purwarupa.

T-80 dan T-84 

Merupakan pengembangan lebih lanjut dari T-64.

Modernisasi

T-64
1977–1981 – ditingkatkan ke standar T-64R , merupakan perombakan peralatan eksternal seperti pada T-64A.

T-64A/AK

  • 1972 desain ulang, peningkatan kontrol penembakan (TPD-2-49 dan TPN-1-49-23), pemakaian senapan mesin NSVT pada sebuah turret elektrik, radio R-123M.
  • 1975 desain ulang, stabiliser 2E28M baru, pengisi amunisi 6ETs10M, mesin berbahan bakar majemuk, meriam utama 2A46-1 dan penglihatan malam TNPA-65.
  • 1981 desain ulang, dua set yang berisi masing-masing enam peluncur granat asap 902A, rubber skirts pada suspense, bukan pada Gill protection.
  • 1983 T-64AM,T-64AKM, beberapa tank dilengkapi dengan mesin 6TDF selama perawatan.

T-64B/B1/BK/B1K

  • 1981 desain ulang, dua set yang masing masing terdiri dari empat peluncur granat asap 902B2, meriam 2A26M1.
  • 1983 T-64BM,T-64B1M,T-64BMK dan T-64B1MK: beberapa tank dilengkapi dengan mesin 6TDF selama perawatan.
  • 1985 T-64BV,T-64B1V,T-64BVK dan T-64B1VK: dengan lapis baja reaktif “Kontakt”, peluncur granat asap di sisi kiri turret.
  • BM Bulat – modernisasi T-64 oleh Malyshev Factory di Ukraina.

Varian

  • BMPV-64 – Heavy infantry fighting vehicle, dibuat dengan chassis T-64 tetapi dengan hull yang didesain ulang seluruhnya dengan palka untuk pintu masuk di bagian belakan kendaraan. Persenjataannya terdiri dari meriam 30mm dengan kendali jarak jauh. Berat tempurnya 34.5 ton. Purwarupa pertamanya siap pada 2005.
  • BTRV-64 – Mirip dengan versi APC.
  • UMBP-64 – Versi modifikasi yang akan berperan sebagai dasar untuk rencana pengembangan kendaraan khusus, seperti kendaraan pemadam kebakaran, ambulans dan kendaraan pertahanan udara.
  • BMPT-K-64 – Varian ini tidak memakai roda-rantai, tetapi memiliki suspensi dengan 4 as, mirip dengan seri BTR milik Soviet. Kendaraan ini didukung mesin 5TDF-A/700 dan memiliki berat tempur 17.7 ton. Kendaraan ini dilengkapi dengan sebuah RCWS dan dapat mengangkut 3+8 orang. Hanya purwarupa.
  • BAT-2 – combat engineering vehicle cepat dengan mesin, hull yang lebih rendah, suspensi “small roadwheels” dari T-64. Traktor 40-ton ini membawa sebuah bilah dozer hidrolik yang sangat besar berbentuk-V dengan seluruh as yang dapat diatur di bagian depan kendaraan, sebuah soil ripper spike tunggal di belakang, dan derek 2-ton di atas. Kompartemen awaknya mampu membawa 8 orang (pengemudi, komandan, operator radio ditambah lima orang untuk tugas bongkar-muat). BAT-2 didesain untuk menggantikan BAT-M yang dibuat dari desain T-54/AT-T, Tetapi Negara-negara Pakta Warsawa hanya menerima dalam jumlah yang sedikit kerena mahalnya harga.

OPERATOR
  • Transnistria – T-64BV dioperasikan dalam jumlah yang tidak diketahui oleh separatis Dnestr.
  • Russia – Sekitar 100 tank dioperasikan sebagai cadangan dan 4.000 kemungkinan berada di penyimpanan. 
  • Ukraine – 2.345 tank dioperasikan pada 1995, 2.277 pada 2000 dan 2.215 pada 2005. Saat ini sekitar 600 tank masih dioperasikan, 1500+ dalam penyimpanan dan lebih dari 90 dimodernisasi menjadi T64 BM Bulat.
  • Uzbekistan – 100 masih aktif pada 2013.

Operator Potensial

  • Peru – T-64 ditawarkan oleh Ukraina sebagai bagian uji komparatif yang dilakukan oleh AB Peru untuk mencari pengganti dari T-55 mereka. Sekitar 120 hingga 170 tank kemungkinan disepakati. T-64 bersaing dengan T-90S, M1A1 Abrams, Leopard 2A4 dan A6, serta T-84.

Bekas Operator

  • Uni Soviet – Diwariskan ke Negara suksesor.

SPESIFIKASI

Dimensi

Panjang (dengan meriam): 9,295 m
Panjang (tanpa meriam): 6,54 m
Lebar: 3,6 m
Tinggi: 2,17 m
Tinggi: 42,4 ton

Awak

Tiga orang: Komandan, Pengemudi dan Penembak

Propulsi

Mesin: 5DTF, berbahan bakar majemuk (diesel, kerosene dan petrol) dengan 5 silinder terbalik, 10 piston, 13.6 L. Menghasilkan 700 hp (515 kW) pada 2,800 rpm, dengan konsumsi 170 hingga 200 liter per 100 km.
Transmisi: dua gearbox lateral dengan tujuh gigi maju dan satu mundur.
Tiga tangki bahan bakar internal untuk kapasitas penuh 740 liter, dua pada spatbor dengan kapasitas 140 liter dan dua tangki berkapasitas 200 liter yang dapat dilepas di bagian ujung belakang chassis.

Performa

Kecepatan jalanan maksimal: 60.5 km/jam
Kecepatan off-road maksimal: 35 km/jam
Rasio power-to-weight: 16,2 hp/ton (11,9 kW/ton)
Jarak: 500 km, 700 km dengan tangki tambahan
Tekanan permukaan: 0,9 kgf/cm2 (88 kPa, 12,8 psi)
Dapat menyeberangi perairan dengan kedalaman 1,8 m tanpa persiapan dan 5 m dengan snorkel
Mampu menyeberangi parit dengan lebar 2,8 m
Mampu melewati rintangan dengan tinggi 0,8 m.
Lerengan maksimal 30°.

Persenjataan

Meriam smoothbore 2A46M-1 125mm (D-81TM) dengan pengisi amunisi carousel 6ETs40, 28 tembakan, dengan kecepatan 8 tembakan per minute, 36 embedded shots (8 x 9M112M “Kobra” (kode NATO “AT-8 Songster”), 28 amunisi).

Semua amunisi yang tersedia distabilkan dengan sirip (fin-stabilised):

  • Versi anti-personnel (APERS) dari 3UOF-36, 3OVF-22, dengan beberapa kemampuan penembusan (perforating).
  • Amunisi penembus baja (APFSDS) 3UBM-17 atau 3UBM-19 dengan tambahan muatan yang memberikan kecepatan awal sekitar 1800 m/s.
  • Amunisi hampa, 3VUK-25 atau 3UBK-21.

Senapan mesin koaksial PKT 7,62 mm dengan 1.250 butir peluru.
Senapan mesin pertahanan udara berpengendali jarak jauh 12,7 mm NSVT “Utyos” dengan 300 butir peluru.
4+4 (T-64B) atau 6+6 (T-64A) mortar asap 81 mm 902B “Tucha-2”.

Peralatan

Sistem kontrol penemakan 1A33, dengan:
Kendali jarak jauh misil 9K112 “Kobra” (kode NATO “AT-8 Songster”)
Stabiliser hidrolik 2E28M (jarak vertical -5°20′ hingga +15°15′)
Penglihatan penembak siang 1G42 dengan laser telemeter.
Penglihatan malam inframerah aktif TPN-1-49-23
Proyektor inframerah L2G di sisi kiri meriam untuk penerangan
Kalkulator balistik 1V517
Pengukur anemometrik 1B11

Kupola komandan, dilengkapi dengan:

  • Penglihatan kombinasi siang-malam PKN-4S yang memungkinkan penglihatan 360° dan untuk menembakkan persenjataan utama
  • Penglihatan PZU-6 AA
  • Stabiliser elektrik 2Z20 2-axis (jarak vertikal -3° hingga +70°).

Penglihatan malam TPN-3-49 atau TPN-4 dan TVN-4 untuk pengemudi
Radio A R-173M
Proteksi NBC, dengan detektor radiasi dan global compartment overpressure.
Dua snorkel untuk menyeberangi sungai dengan kedalaman hingga 5 m.
Sistem penyapu ranjau KMT-6 yang dapat dipasang di depan.

Proteksi

Baja komposit 3-lapis (K formula), dengan ketebalan antara 450 dan 20 mm:

  • depan: 120 mm baja, 105 mm glass fibre, 40 mm baja.
  • sisi: 80 mm baja
  • bagian depan turret: 150 mm baja, 150 mm glass fibre, 40 mm baja

Rubber skirt lateral yang melindungi bagian atas suspensi

Bata-bata reaktif Kontakt-1 melindungi:

  • bagian depan dan sisi turret
  • glacis
  • lateral skirts

Sumber:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *